Showing posts with label Cinta ALLAH. Show all posts
Showing posts with label Cinta ALLAH. Show all posts

Sejernih Hati Orang Yang Beriman..



Bismillah wal hamdulillah..

"Orang arif (yang mencapai makrifat) terlepas dari kesibukan (mengatur takdirnya) ,kerana yakin dengan jaminan dan janji Tuhan. Bukan menafikan usaha..namun setiap usaha disandarkan untuk mendapatkan keredaan ALLAH..Orang yang beriman hatinya sentiasa tenang kerana mengetahui ALLAH sentiasa bersamanya..Mempercayai jaminan Tuhan dan meyakini kebenaran janji-Nya.. Mereka mencari rezeki dengan hati tenang dan sesuai dengan batasan yang telah ditetapkan Tuhan. Hatinya berada di samudera luas dan bergantung sepenuhnya pada Zat Yang Maha Dermawan..

Kala mengingat anugerah, hatinya tenggelam.

Kala mengingat ampunan, hatinya berdebaran..

Kala mengingat mati, hatinya bercahaya.

Kala mengingat cela, hatinya gementar.

Kala mengingat perhatian dan pemeliharaan Tuhannya, hatinya bahagia..

Kala mengingat nikmat dalam ibadah, hatinya gembira..

Kala mengingat-Nya, hatinya berharap-harap cemas.

Kala disapa gundah, hatinya tenang Allah bersama…

Kala merindukan Tuhan, ia larut dalam lautan anugerah

dan lebih mengharapkan kurniaan di sisi-Nya.


Ia senantiasa gelisah, khuatir imannya hilang. Kesedihan

terpancar jelas darinya kerana merasa lama terpenjara

di dunia. Ia tenggelam dalam rasa malu setelah

menginsafi kebaikan dan kelembutan-Nya, keindahan tatapan-Nya,

keutamaan balasan-Nya, dan kesempurnaan ciptaan-Nya;

sementara dirinya jauh dari Tuhan, melanggar

hak-hak-Nya, dan bermaksiat kepada-Nya.

Berkat keagungan dan kasih sayang Tuhan,

ia dijaga, dipelihara, dan dilindungi. Ia bahagia,

kerana Allah telah membuka pintu hatinya,

memuliakannya dengan ibadah,

dan mendekatkannya kepada-Nya,

sehingga ia benar-benar mengabdi.."

Ia juga tak pernah menyalahkan Allah atas segala musibah.. Hatinya tak pernah berprasangka buruk kepada Allah. Ia tahu benar bahawa Allah itu Al Qarib.. Maha Dekat,Maha Pemaaf, Maha Pengasih, Maha Halus, Maha Mensyukuri, Maha Terpuji, Maha Luhur, Maha Esa, Maha Kekal,Maha Berdiri Sendiri, Maha Mencukupi, Maha Melindungi, Maha Dermawan,Maha Mulia, Maha Penyayang, Maha Pemberi, Maha Hidup dan tak pernah mati,Maha Lembut kepada hamba-Nya, Maha Berterima kasih, Maha Pengampun,Maha Bijaksana, Maha Penyantun, Maha Membalas kebaikan dengan kebaikan, Maha Baik, dan Maha Penganugerah.Anugerah-Nya begitu luas, kebaikan-Nya begitu abadi, dan keagungan-Nya begitu nyata.."

[Imam Al-Hakim Al-Tirmidzi r.a.]

Ada Cinta di sebalik Bismillah

KALIMAH ‘BISMILLAH’

Diri pernah ditanya, bagaimana cara menterjemahkan rasa kasih dan sayang pada ALLAH..?

...Tabii bagi orang yang bercinta sentiasa mengingati dan menyebut2 kekasih hatinya. Apa sahaja perbuatan yang dilakukan,tercetus dalam hatinya ingatan pada kekasih hatinya.. Jika makan, tercetus dalam hatinya;makan apa si dia hari ini.. Sentiasa terbawa2 ingatan pada kekasih hatinya di mana sahaja dia berada.

Katakanlah: "…Jika kamu (benar-benar) mencintai ALLAH, ikutilah aku..” (Al Imran; 31)

…Kecintaan Rasulullah saw pada ALLAH diterjemah dengan menyertakan ALLAH pada setiap tindakan yang baginda lakukan. Dikatakan bahawa tidak pernah Rasulullah saw memulakan sesuatu pekerjaan dan perbuatan melainkan dimulainya dengan kalimah bismillah.. Itulah salah satu cara baginda menterjemahkan kecintaan baginda pada ALLAH… Ingatan pada ALLAH disertakan pada setiap perkara yang dilakukan oleh baginda. Bahkan diletakkan paling awal dan di hadapan.. ‘dengan nama ALLAH yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani..’ Bukankah itu tanda kecintaan yang paling besar? ..Sentiasa mengutamakan yang paling Utama dalam setiap tindakan.. Bahagianya hati jika kita diperlakukan begitu. Bahkan ALLAH bertambah-tambah lagi. Kerana ALLAH itu bersifat As-Syukur- Maha Mensyukuri…Syukur ALLAH berbeza dengan syukur makhluk. Lebih besar lagi syukur ALLAH kerana syukur ALLAH bersama dengan rahmat dan belas kasih pada hamba-Nya. Ingatan yang sedikit hamba-Nya sertakan pada-Nya di balas dengan ingatan yang lebih besar.. Bahkan diganda dan dibangga-banggakan lagi ingatan hamba-Nya itu di hadapan para malaikat. Subhanallah.. Itulah ALLAH…

Kalimah bismillah,bukan semata2 nama ALLAH..Namun berserta dengan sifat ALLAH yang sentiasa menyayangi dan mengasihani. Simpati,belas kasih dan rahmat ALLAH akan jatuh pada hambanya setiap kali hambanya menyebut dan mengingatiNya.. Janji ALLAH, bila kita merasa sayang pada ALLAH, bererti ALLAH juga sedang sayang pada kita.. Jika kita merasa cinta pada ALLAH, bermakna cinta ALLAH juga ada pada kita. Jika kita ingat ALLAH, ALLAH juga akan mengingati kita.. jika kita merasa rindu pada ALLAH, ALLAH bertambah-tambah lagi rindu pada kita.. Kita bertawassul dengan keberkatan bismillah untuk mendapat redha,rahmat dan cintaNya..

Jika sebelum ini kita sentiasa membaca bismillah, sama2 kita tingkatkan lagi bacaan bismillah kita dengan ingatan bahasa sayangnya kita pada ALLAH dan sayangnya ALLAH pada kita kerana ALLAH memberi izin,hidayah dan taufiq untuk kita menyebut nama-Nya.. Sayangnya ALLAH pada kita!^_^ Andai belum menjadi kelaziman kita membaca bismillah pada permulan kerja dan tindakan kita, sama2 kita mulakan hari ini membaca bismillah pada setiap pekerjaan kita. Ambil barang, bismillah.. meletakkan barang, bismillah.. Apa sahaja permulaan; dengan kalimah bismillah..

Moga ALLAH berkati kita dengan lafaz bismillah yang kita mulakan.. InyaALLAH sebagai rujukan tambahan, ana kongsikan juga hikmah bacaan bismillah pada semua. Moga bertambah lagi rasa syukur dan gembira kita untuk istiqamah dengan amalan ini. InsyaALLAH..

HIKMAH BISMILLAH…

BISMILLAH adalah sebutan/nama singkat dari lafaz 'BISMILLAHIR ROHMAANIR ROHIIM' yang bermaksud 'Dengan nama ALLAH Yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasihani..'

KELEBIHAN-KELEBIHAN BISMILLAH

1. Yang pertama ditulis Qalam adalah BISMILLAH.. Maka apabila kamu menulis sesuatu, maka tulislah BISMILLAH pada awalnya kerana BISMILLAH tertulis pada setiap wahyu yang Allah turunkan kepada Jibrail.

2. 'BISMILLAH untukmu dan umahmu, suruhlah mereka apabila memohon sesuatu dengan BISMILLAH. Aku tidak akan meninggalkannya sekejap mata pun sejak BISMILLAH diturunkan kepada Adam. ' (Hadith Qudsi)

3. Tatkala BISMILLAH diturunkan ke dunia, maka semua awan berlari ke arah barat, angin terdiam, air laut bergelora, mendengarkan seluruh binatang dan terlempar semua syaitan.

4. Demi Allah dan keagunganNya, tidaklah BISMILLAH itu dibacakan pada orang sakit melainkan menjadi ubat untuknya dan tidaklah BISMILLAH dibacakan di atas sesuatu melainkan Allah beri berkat ke atasnya.

5. Barangsiapa yang ingin hidup bahagia dan mati syahid, maka bacalah BISMILLAH setiap kali memulakan sesuatu perkara yang baik.

6. Jumlah huruf dalam BSMILLAH ada 19 huruf dan malaikat penjaga neraka ada 19 ( Al-Muddatsir: 30). Ibnu Mas ' ud berkata: ' Sesiapa yang ingin Allah selamatkan dari 19 malaikat neraka maka bacalah BISMILLAH 19 kali setiap hari.

7. Tiap huruf BISMILLAH ada JUNNAH (penjaga/khadam) hingga tiap huruf berkata, ' Siapa yang membaca BISMILLAH maka kamilah kekuatannya dan kamilah kehebatannya. '

8. Barangsiapa yang memuliakan tulisan BISMILLAH nescaya Allah akan mengangkat namanya di syurga yang sangat tinggi dan diampunkan segala dosa kedua orang tuanya.

9. Barangsiapa yang membaca BISMILLAH maka akan bertasbihlah segala gunung kepadanya.

10. Barangsiapa yang membaca BISMILLAH sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, maka akan terpelihara dari gangguan syaitan, kecurian dan kebakaran, maut mendadak dan bala.

11. Barangsiapa yang membaca BISMILLAH sebanyak 50 kali di hadapan orang yang zalim, hinalah dan masuk ketakutan dalam hati si zalim serta naiklah keberanian dan kehebatan kepada si pembaca.

... Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Ar Rahman)

Kami mohon hidayah dan taufiq dariMU ya ALLAH..Rezekikanlah hati kami dengan kecintaan padaMU dengan berkat bismillah..
Allahumma amiin..

Kasih ALLAH..



Bismillah wal hamdulillah..

Segala pujian itu bagi ALLAH...Selawat dan salam pada junjungan besar, Rasulullah saw kekasih ALLAH..

".... Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar..."(Al Ahzab; 35)

..seharusnya apa yang perlu hamba tuturkan Ya Allah... Melainkan terasa begitu daif dalam mencari cintaMu dan berada di samping para pencintaMU....

Di mana DIA di hatiku


Tersentuh dengan bicara ini..

“adakah DIA di hati mu?”,
aku hanya mampu menjawab, “aku seorang insan yang sedang bermujahadah agar ada DIA di hati ku. Aku belum sampai ke tahap mencintai-Nya tetapi aku yakin aku telah memulakan langkah untuk mencintai-Nya…”


Mengapa manusia melakukan kejahatan? Para ulama memberi tiga sebab yang utama – pertama, tidak yakin kepada Allah. Kedua, tidak yakin akan adanya Hari Akhirat dan ketiga, kerana terlalu cinta kepada diri lalu mengambaikan orang lain. Solanya, mengapa orang Islam pun masih melakukan kejahatan?

Ya, kerana kita hanya percaya kepada ketiga-tiga perkara di atas tetapi tidak yakin. Kalau ditanyakan apa bezanya antara percaya dan yakin? Terlalu jauh bezanya. Percaya itu di akal, dimiliki oleh pemikiran dengan belajar. Manakala yakin itu di hati, dimiliki dengan tarbiah dan mujahadah.

Sebab pertama dan kedua dinamakan Iman – yakin kepada Allah dan Hari Akhirat. Kedua sebab itu menumbuhkan sebab yang ketiga yakni ukhwah atau persaudaraan (kasih sayang). Dengan iman kepada Allah, terbentuklah kasih sayang sesama manusia. Jika ditanya, siapakah manusia yang paling kasih kepada manusia lain? Jawabnya, mudah. Siapa yang paling kasih kepada Allah maka dialah yang paling kasih kepada manusia.

Mengapa begitu? Kerana jika kita ingin mengasihi Allah, Allah letakkan syarat agar kita mengasihi hambaNya. Allah minta manusia yang hendak mengasihiNya menjadi saluran untuk Dia mengasihi hamba-hambaNya yang lain. Kita mesti menjadi saluran Allah untuk menyalurkan ilmu, rezeki, kasih, sayang, keadilanNya kepada manusia.

Jadi, jika kenyataan ini dipandang dari sisi yang lain, kita boleh tegaskan begini: Hanya orang yang hatinya benar-benat yakin kepada Allah sahaja boleh menabur kebaikan dengan seikhlas-ikhlasnya kepada manusia lain. Jika ada manusia yang ingin menaburkan jasa dan kebaikan kepada manusia, tetapi tidak nampak sedikitpun keseriusannya untuk mendekati Allah, maka hubaya-hubaya (berjati-hati), besar kemungkinan dia hanya berpura-pura. Boleh jadi dia memberi untuk mendapat pulangan yang lebih besar lagi!

Betapa ramai manusia yang mendabik dada ingin membuat kebaikan kepada manusia lain tetapi mengabaikan hubungannya dengan Allah. Mungkin sama ramainya dengan manusia yang mendakwa hubungannya sangat akrab dengan Allah tetapi meminggirkan hubungan sesama manusia. Inilah yang telah menimbulkan golongan manusia yang gila kuasa, cinta kedudukan, dan obsesi ekonomi… kononnya untuk meneruskan legasi jasa kepada orang lain.

Jangan kita lupa ‘yakin kepada Allah’ adalah kunci kepada segala kebaikan dan kejujuran. Dan jangan kita lupa pula ‘cinta kepada dunia’ itu kepala kepada segala kejahatan. Jika Allah dipinggirkan dalam diri, keluarga, masyarakat, pertubuhan, negeri atau sesebuah negara, maka jangan sekali-kali kita percaya dakwaan diri itu, keluarga itu, keluarga, pertubuhan, negeri atau negara itu untuk berjasa kepada manusia!

Seruan untuk mendekatkan diri kepada Allah, mengamalkan syariat dan akhlak Islamiah mesti mendominasi seruan-seruan yang lain. Dasar dakwah Islamiah adalah mengajak orang ramai merdeka daripada penghambaan sesama manusia untuk bebas menghambakan diri kepada Allah. Menyedarkan manusia agar memburu kelapangan Hari Akhirat dengan meninggalkan kesempitan dunia – maksudnya, menggunakan nikmat dunia untuk menadapatkan kenikmatan syurga! Dan akhirnya, meninggalkan kezaliman sistem hidup buatan manusia untuk mendapat naungan keadilan sistem hidup Islam.

Di mana Allah dalam hati, keluarga, masyarakat dan pertubuhan kita? Itulah satu muhasabah untuk difikirkan jika kita benar-benar jujur untuk menabur bakti kepada manusia. Inilah jalan para rasul, nabi, sahabat-sahabat dan umumnya para salafussoleh yang telah banyak menabur bakti kepada manusia lain. Merekalah individu yang rapat dengan ummah untuk mengetahui apa masalah mereka dan akrab dengan Allah untuk membantu manusia menyelesaikan masalah-masalah itu!

Marilah kita imbau enekdot-enekdot dalam lipatan sejarah untuk mengetahui betapa roh tauhid itulah yang menjadi obor kepada perjuangan mereka untuk menabur bakti kepada manusia lain… Mereka adalah insan yang berbakti kepada manusia lalu dikurniakan kuasa, bukan menjadikan kuasa sebagai syarat untuk menabur jasa. Allah jualah yang memberi kuasa dan menarik kuasa kepada sesiapa yang dikehendakiNya.

Marilah kita renungi sama-sama renungi apa yang pernah saya tuliskan dalam buku:

DI MANA DIA DI HATIKU?

Semasa Rasulullah s.a.w dan Sayidina Abu Bakar bersembunyi di gua Thaur, dalam perjalanan untuk hijrah ke Madinah, musuh-musuh Islam sudah berdiri di hadapan pintu gua dan hampir menemui mereka… Ketika Sayidina Abu Bakar cemas, Rasulullah s.a.w menenangkannya dengan berkata, “jangan takut, Allah bersama kita.” Itulah kehebatan Rasulullah, Allah sentiasa di hatinya.

Sewaktu Da’thur seorang tentera musuh menyerang hendap Rasulullah saw lalu meletakkan pedang ke leher nabi Muhammad saw dan bertanya, “siapa akan menyelamatkan kamu daripada ku?”

Rasulullah saw dengan yakin menjawab, “Allah.” Mendengar jawapan itu gementarlah Da’thur dan pedang pun terlepas daripada tangannya. Itulah kehebatan Rasulullah saw… ada DIA di hati baginda.

Diceritakan bahawa suatu ketika khalifah Umar Al Khattab ingin menguji seorang budak gembala kambing di tengah sebuah padang pasir.

“Boleh kau jualkan kepada ku seekor daripada kambing-kambing yang banyak ini?” tanyanya kepada budak tersebut.

“Maaf tuan, tidak boleh. Kambing ini bukan saya yang punya. Ia milik tuan saya. Saya hanya diamanahkan untuk menjaganya sahaja.”

“Kambing ini terlalu banyak dan tidak ada sesiapa selain aku dan kamu di sini, jika kau jualkan seekor kepada ku dan kau katakan kepada tuan mu bahawa kambing itu telah dimakan oleh serigala, tuan mu tidak akan mengetahuinya,” desak Sayidina Umar lagi sengaja menguji.

“Kalau begitu di mana Allah?” kata budak itu. Sayidina Umar terdiam dan kagum dengan keimanan yang tinggi di dalam hati budak itu. Walaupun hanya seorang gembala kambing yakni pekerja bawahan, tetapi dengan kejujuran dan keimanannya dia punya kedudukan yang tinggi di sisi Allah. Jelas ada DIA di hatinya.

Satu ketika yang lain, Sayidina Khalid Al Walid diturunkan daripada pangkatnya sebagai seorang jeneral menjadi seorang askar biasa oleh khalifah Umar. Esoknya, Sayidina Khalid ke luar ke medan perang dengan semangat yang sama. Tidak terjejas perasaan dan semangat jihadnya walaupun telah diturunkan pangkat. Ketika ditanya mengapa, Sayidina Khalid menjawab, “aku berjuang bukan kerana Umar.” Ya, Sayidina Khalid berjuang kerana Allah. Ada DIA di hatinya.

Melihat enekdot-enekdot agung itu, aku terkesima lalu bertanya pada diri ku sendiri, di manakah DIA dalam hati ku? Apakah Allah sentiasa menjadi pergantungan harapan dan tempat merujuk dan membujuk hati ku yang rawan? Allah ciptakan manusia hanya dengan satu hati. Di sanalah sewajarnya cinta Allah bersemi. Jika cinta Allah yang bersinar, sirnalah segala cinta yang lain. Tetapi jika sebaliknya cinta selain-Nya yang ada di situ, maka cinta Allah akan terpinggir . Ketika itu tiada DIA di hati ku!

Sering diri ku berbicara sendiri, bersendikan sedikit ilmu dan didikan daripada guru-guru dalam hidup ku, kata mereka (dan aku sangat yakin dengan kata itu), “ bila Allah ada di hati mu, kau seolah-olah memiliki segala-galanya. Itulah kekayaan, ketenangan dan kebahagiaan yang hakiki. ”

Kata-kata itu sangat menghantui diriku. Ia menyebabkan aku berfikir, merenung dan bermenung, apakah Allah menjadi tumpuan dalam hidup ku? Apakah yang aku fikir, rasa, lakukan dan laksanakan sentiasa merujuk kepada-Nya? Bila bertembung antara kehendak-Nya dengan kehendak ku, kehendak siapa aku dahulukan? Sanggupkah aku menyayangi hanya kerananya? Tegakah aku membenci juga kerananya?

Muhasabah ini melebar lagi… Lalu aku tanyakan pada diri, bagaimana sikapku terhadap hukum-hakam Mu? Sudahkah aku melawan hawa nafsu untuk patuh dan melakukan segala yang wajib sekalipun perit dan sakit ketika melaksanakannya? Sudahkah aku meninggalkan segala yang haram walaupun kelihatan indah dan seronok ketika ingin melakukannya?

Soalan-soalan ini sesungguhnya telah menimbulkan lebih banyak persoalan. Bukan akal yang menjawabnya, tetapi rasa hati yang amat dalam. Aku tidak dapat mendustai Mu ya Allah. Dan aku juga tidak dapat mendustai diri ku sendiri. Aku teringat bagaimana satu ketika seorang sufi diajukan orang dengan satu soalan, “apakah engkau takutkan Allah?”

Dia menangis dan menjawab, “aku serba salah untuk menjawab ya atau tidak. Jika aku katakan tidak, aku akan menjadi seorang yang kufur. Sebaliknya kalau aku katakan ya, aku terasa menjadi seorang munafik. Sikap ku amat berbeza dengan kata-kata. Orang yang takutkan Allah bergetar hatinya bila mendengar ayat-ayat Allah tetapi aku tidak…” Maksudnya, sufi itu sendiri tidak dapat menjawab apakah ada DIA di hatinya…

Jika seorang sufi yang hatinya begitu hampir dengan Allah pun sukar bila ditanyakan apakah ada dia di hatinya, lebih-lebih aku yang hina dan berdosa ini. Di hati ku masih ada dua cinta yang bergolak dan berbolak-balik. Antara cinta Allah dan cinta dunia sedang berperang dengan begitu hebat dan dahsyat sekali.

Kalau kau tanyakan aku, “adakah DIA di hati mu?”, aku hanya mampu menjawab, “aku seorang insan yang sedang bermujahadah agar ada DIA di hati ku. Aku belum sampai ke tahap mencintai-Nya tetapi aku yakin aku telah memulakan langkah untuk mencintai-Nya…”

Justeru belum ada DIA di hati ku, hidup ku belum bahagia, belum tenang dan belum sejahtera. Aku akan terus mencari dengan langkah mujahadah ini. Aku yakin Allah itu dekat, pintu keampunan-Nya lebih luas daripada pintu kemurkaan-Nya. Selangkah aku mendekat, seribu langkah DIA merapat. Begitu seperti yang selalu ku dengar daripada sebuah hadis Qudsi yang panjang.

Dan akhirnya aku tiba pada satu keyakinan, di mana DIA di hati ku bukan menagih satu jawapan… tetapi satu perjuangan dan pengorbanan. Insya-Allah, aku yakin pada suatu masa nanti akan ada DIA di hatiku dan di hatimu jua! Insya-Allah. Amin..

Petikan penulisan Ustaz Pahrol Mohd Juoi

SAPAAN ALLAH..

Saat hati disapa dengan resah kasih sayang dan penerimaan insani,saat yang sama juga hati berkata bahawa kasih ALLAH yang paling utama dan kekal. Kerana ALLAH tidak pernah jemu menerima kasih sayang dari hamba-hambaNYA.. Maha suci ALLAH dari sifat jemu.. dan ALLAH jualah yang Maha Melindungi lagi Maha Mengasihi..

Maka Allah adalah sebaik-baik Penjaga dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang.. (Surah Yusuf:64)

Tanda ALLAH rindu akan hambaNya adalah apabila hambaNya terasa rindu untuk bertemu denganNya..

Sungguh Allah SWT lah yang tiada henti–hentinya Maha bersabar kepada merekayang berbuat salah dari hambaNya dan betapa indahnya umat Nabi Muhammad saw yang mendapat undangan untuk selalu menghadap dalam setiap lima kali dalam setiap harinya, adakah lagi hamba yang lebih suci dan bercahaya dari umat Sayyidina Muhammad, mereka lima kali setiap hari dipanggil Allah, bukankah mereka benar–benar dimanjakan oleh Allah, adakah seorang raja memanggil seorang rakyatnya lima kali sehari terkecuali ia seorang yang sangat dicintai..(kata2 Habib Munzir Al Musawwa)

…bahkan barang siapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati..(Al Baqarah:112)

Amin ya rabbal ‘alamin..

DIALAH ALLAH..


Assalamu'alaikum wbt..Didoakan moga saudara dan sahabat2 berada dalam lindungan dan redha ALLAH..

Memetik awalan tausyihah Habib Munzir al Musawwa:
Limpahan Puji Kehadirat Allah. Matahari kebahagiaan yang selalu menumpahkan kebahagiaan bagi hamba – hambaNya di dunia dan di akhirat dan menyisakan sebagian dari kesulitan terjadi kepada hamba-Nya di dunia agar mereka meminta kebahagiaan kepada Allah. Sang pemilik kebahagiaan dunia dan akhirat, Maha Melimpahkan kepada hamba – hambaNya kebahagiaan sebelum mereka meminta dan menjadikan sebagian kesulitan muncul dalam kehidupan agar mereka mau meminta. Maha Suci Allah yang menyenangi doa dan munajat kepada hamba –hambaNya, Dialah (Allah) Maha Sempurna dan Maha Melihat dan Maha Melimpahkan Kasih Sayang-Nya sehingga satu – satunya Dzat yang berbeda dengan segenap makhluk yang selalu semakin gembira dengan banyaknya permohonan,Dialah- ALLAH

Mengenali sifat Pemurah dan Penyayang yang Maha Esa,..moga bertambah keimanan kita semua..

Tersentuh dengan satu penulisan.. Membawa diri muhasabah. Bahawa selama ini diri ini masih punya pemberontakan kecil pada ALLAH.. Nikmat dan sifat pemurah ALLAH melebihi ujianNya. Terlalu banyak nikmat yang diberi oleh ALLAH sehinggakan ALLAH sentiasa memberi melebihi dari yang dipinta dan disedari, namun sedikit sekali mulut ini menyebut dan mensyukurinya. Sebaliknya di kala ALLAH memberi sedikit ujian dalam bentuk kesulitan dan kesusahan, mudah sekali mulut ini berbicara dan merintih.. ringan mulut ini berbicara pada insan lain..

(Renungan kata2 ibnu ‘ata illah)

“Sebaik-Baik Permintaan Adalah Apa Yang Allah S.W.T Tuntut Daripada Kamu.”

Pada setiap ketika dan setiap keadaan pasti ada tuntutan Allah s.w.t terhadap kita yang kita berkewajipan menyempurnakannya. Pada ketika dan keadaan berkenaan yang paling baik kita pohonkan daripada Allah s.w.t adalah agar kita dapat menyempurnakan kewajipan tersebut..
Setiap waktu, ruang, benda-benda serta kejadian yang mengisi waktu dan ruang itu merupakan ujian Allah s.w.t. Apa yang dimaksudkan dengan ujian adalah cabaran terhadap iman (tauhid). Waktu dan ruang serta isinya berperanan mengalihkan pandangan kita daripada tauhid kepada yang mengisi waktu dan ruang tersebut. Waktu dan ruang adalah dua keping besi tajam yang membentuk gunting, kerjanya memotong tali yang menghubungkan hamba dengan Allah s.w.t. Apabila tali itu putus, terlepaslah perhatian dari menyaksikan Rububiyah,.

Dalam perjalanan mempertahankan iman, seseorang itu akan silih berganti berhadapan dengan salah satu daripada empat keadaan: nikmat; bala; taat dan maksiat. Keempat-empat itu adalah alat untuk menguji iman. Dalam menghadapi ujian nikmat pohonlah kepada Allah s.w.t agar kita dapat mengikat nikmat tersebut dengan syukur. Apabila berhadapan dengan ujian bala, merayulah kepada Allah s.w.t agar bala itu dihindarkan atau jika bala itu tidak mahu pergi juga mintalah agar Dia menguatkan kita dengan kesabaran dan seterusnya mintalah agar Allah s.w.t mententeramkan hati kita dengan redha..

Apabila kita diberi kesempatan berbuat taat, ketahuilah ketaatan itu adalah kurniaan Allah s.w.t, kerana kasihan belas dan rahmat-Nya kepada kita, bukan ketaatan terjadi kerana kebolehan dan keupayaan kita. Jangan melihat amal sebagai hasil usaha kita tetapi hendaklah ia dilihat sebagai pemberian Allah s.w.t yang wajib disyukuri dan seharusnya kita merendah diri kepada-Nya. Apabila terjerumus melakukan maksiat pula, ketahuilah bahawa jika kita tidak peduli ke lembah kehancuran mana yang kita jatuh, maka Allah s.w.t juga tidak peduli di jurang mana kita binasa dan di neraka mana kita menanggung azab seksa. Jika tidak mahu dibinasakan oleh Allah s.w.t dan diseksa dengan azab yang pedih, larilah kepada Allah s.w.t dengan meninggalkan lembah maksiat, bertaubatlah dengan sepenuh hati, sebenar-benar taubat..

Dalam mengajukan permintaan kepada Allah s.w.t yang perlu dilihat adalah diri sendiri, bukan apa yang diingini. Penting bagi seseorang mengenali dirinya dan menghisab dirinya. Cari di mana cacat dan kekurangan yang ada pada kita. Apa yang kurang minta Allah s.w.t percukupkan dan apa yang cacat minta Dia perelokkan. Apa sahaja yang datang adalah perutusan dari Allah s.w.t yang perlu kita renungi. Pohonlah bantuan Allah s.w.t agar disingkapkan rahsia yang menyelubungi perutusan yang datang itu agar kita tidak tertipu oleh muslihatnya. Ingatlah semasa masih ada hayat, nafas masih boleh disedut, tidak lain yang patut dituntut melainkan tauhid. Berdoalah bersungguh-sungguh agar hidup kita diterangi oleh tauhid dan mati kita jua dalam keteguhan tauhid..

Sifat Penyayang ALLAH..

"Apabila seorang hamba itu menadah tangan memohon pada ALLAH..saat itu jua ALLAH kan menjawab; …labbaika…"
"..Saat seorang hamba menadah tangan memohon pada ALLAH dengan penuh merendah dan yakin, sesungguhnya ALLAH lebih awal lagi mengabulkan doa hambaNya..selama hambanya itu tidak melakukan doas yang besar dan memutuskan silaturrahim..”

Sama2 kita memohon pada ALLAH agar diberi kekuatan iman dan kekuatan dalam melakukan amalan ketaatan yang diterima olehNya..

Ingin bersama ALLAH...?

...maka perbanyakkanlah menyebut nama ALLAH..




Sabda Rasulullah saw:
ALLAH SWT berfirman, "Aku bersama hamba-hambaKu tika ia mengingatKU dan bergetar bibirnya menyebut NamaKU.."(Hr Bukhari)

Never Forget_ Maher Zain

InsyaALAH...
Ana dedikasikan nasyid ini buat semua ahli keluarga tersayang,saudara mara,sahabat2 dan seluruh kaum muslimin muslimat,saudara seislam....
Never Forget.......Lailaa ha illallah.....




Every night and every day
Every night and every day
Never forget to say
La ilaha illa Allah
(Nothing worthy of worship except Allah)

When youre walking down the street
And you see the clouds in the sky
Praise Him and always repeat
The name of The Most High
And say with every heartbeat
La ilaha illa Allah

No matter where you are or what you do
Remember Allah is watching over you
He’s the Light of Heavens and Earth
He’s the first, and He is the last
Obey Him and always say
La ilaha illa Allah

La ilaha illa Allah
La ilaha illa Allah
La ilaha illa Allah
Never forget to say
La ilaha illa Allah

La ilaha illa Allah
La ilaha illa Allah
La ilaha illa Allah
..................................................................................
Sabda Rasulullah saw:
"Iman itu 70 cabang, yang utama adalah Laa Ilaaha illallah, yang terendah adalah
menyingkirkan duri dari jalan.."(HR. Muslim)


Tadabbur Terjemahan..


-Al Fussilat ayat 30-36-

Bismillah wal hamdulillah..
Tiada daya melakukan ketaatan dan tiada daya meninggalkan keburukan melainkan dengan izin ALLAH SWT..
InsyaAllah..sama2 kita tadabbur ayat2 ALLAH..

30 : Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Tuhan kami ialah ALLAH" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) syurga yang telah dijanjikan Allah kepadamu..".

31: Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.

32: Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

33: Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?"

34: Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.

35: Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar..

36: Dan jika syaitan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada ALLAH. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui...


Alhamdulillah..padaNya sentiasa ada jawapan yang dicari. Penenang dan penyejuk segala hati..
Sebaik2 pendamping adalah ALLAH.. Sebaik2 kekasih jua adalah ALLAH..Sebaik2 yang memberi petunjuk dan nasihat, ALLAH..Sebaik2 teman dan sahabat,ALLAH.. Sebaik2 yang memahami dan melindungi adalah ALLAH..Dan padaNya curahan dan kembalinya segala sesuatu..
Sungguh..seluruh jiwa itu adalah milik ALLAH...=)

.....
"..banyak berdiam dan mendiamkan diri dari insan sekeliling. Bukan melihat mereka sebagai insan yang tidak memahami apa yang sedang dialami sebaliknya mengambil ruang bersendiri untuk melihat dan merebut kembali arca-arca kasih Ilahi...~ukhti insyirah~

لا إله إلا الله

Bismillah wal hamdulillah..
Segala pujian itu hanya bagiNya, untukNya dan keranaNya..
Sedikit perkongsian yang dipetik daripada blog seorang sahabat.
Sama-sama kita lafazkan syahadah
'..Tiada Tuhan selain ALLAH dan Nabi Muhammad itu Pesuruh ALLAH..'

Semua dzikr memberi pahala yang terhad kecuali mereka yang membaca لا إله إلا الله pahala nya tidak terbatas. Nabi صلى الله عليه وسلم pernah bersabda yang bermaksud, "Ajarkanlah orang-orang yang hendak kembali ke rahmatuLlah kalimat لا إله إلا الله kerna ia menghapuskan dosa." Para sahabat رضي الله تعالى عنهم bertanya bagaimana pula bagi orang-orang yang hidup. Jawab Nabi صلى الله عليه وسلم, "Ia menghapuskan dan menghapuskan! (segala dosa)."


Ibn Abbas رضي الله تعالى عنه berkata bahawa RasuluLlah صلى الله عليه وسلم pernah bersabda yang bermaksud bahawa pintu Syurga terbuka dan kedengaran suatu suara bertanya dari bawah `Arasy ALLAH سبحانه وتعالى, "Bagi siapakah Syurga ini?" Jawab Syurga, "Tiada apa yang berada pada kami melainkan untuk ahli لا إله إلا الله. Dan kami diharamkan menerima sesiapa yang tidak menyebut لا إله إلا الله dan mereka yang tidak beriman kepada لا إله إلا الله." Begitu juga berkata Neraka, "Dengan apa siksaan yang disediakan, tidak akan memasuki nya melainkan mereka yang kafirkan لا إله إلا الله. Tidak aku meminta kecuali mereka yang membohongi لا إله إلا الله dan bagi aku haram mereka yang berkata لا إله إلا الله dan aku menjadi marah kepada mereka yang ingkar لا إله إلا الله."

Mereka yang melazimkan lidah nya menyebut لا إله إلا الله nescaya akan mendapat keampunan, Rahmat dan `Inayah dari ALLAH سبحانه وتعالى.

Diriwayatkan dalam suatu hadiths oleh Abu Hurairah رضي الله تعالى عنه bahawa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda "Sesungguh nya segala kebaikan yang diamalkan ditimbang pada hari Kiamat kecuali syahadat لا إله إلا الله tidak diletakkan di timbangan, kerna barangsiapa yang memperkatakan nya dengan ikhlas, dan kata-kata ini diletakkan nya di timbangan dan diletakkan 7 petala langit dan 7 petala bumi serta semua isi nya nescaya kalimat لا إله إلا الله adalah lebih berat."

Semoga ALLAH سبحانه وتعالى melimpahkan anugerah-anugerah kebaikan dan kemuliaan kepada kita pada setiap nafas, dan menerbitkan matahari kebahagiaan dan ketenangan pada hari-hari kita dan tidak pernah akan terbenam hingga kita berjumpa denganNYA ALLAH سبحانه وتعالى

(petikan blog ukti27.blogspot.com)

ALLAH bersama..


Dengan nama ALLAH Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasihani..

Firman ALLAH..

'..Alif laam miim.
Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji?..'(Al Aankabut:1-2)

.........................................................................................................................................................

Firman ALLAH:

'..Ingatlah kamu kepadaKU..Nescaya Aku akan ingat padamu..'(Al Baqarah:152)

When things are down
And you are out of your mind
Remember just remember
ALLAH is The Kind.

When your life is in darkness
And nothing is right
Remember just remember
Through the darkness ALLAH is The Light.

When nothing makes sense
And your heading for demise
Remember just remember
ALLAH is The Wise.

When times are troubled
And no one seems to care
Remember just remember
ALLAH won't hurt you, HE is The Fair.

When your heart is breaking
And your pain makes you fall
Remember just remember
ALLAH Sees it all.

When you are weak
And the road seems long
Remember just remember

Seek strength from ALLAH The Strong.

When life is a burden
And everything is unstable
Remember just remember
ALLAH is The Able.

When the way is cloudy
And there is no one by your side
Remember just remember
ALLAH is The Only Guide.

When no one wants to listen
Or is willing to lend an ear
Remember just remember
ALLAH is always ready to hear.

When you are poor and penniless
And you are stuck in a niche
Remember just remember
ALLAH is The Rich.

When you are down in your misery
And there is nowhere to run
Remember just remember
You can always run to The One.

And when your scars are hurting
And your heart is in fear
Remember just remember
ALLAH is really here.

~ALLAH sentiasa bersama kita..

 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 ..MENCARI REDHA ALLAH.. |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net